Tuesday, September 3, 2019

KKN HOROR di DESA PENARI

~~~~>KK DESA PENARI~~~~>Horor!
Inti ceritanya itu begini..

Badarawuhi/siluman ular "kangen" dikasih tumbal, karena dulu warga desa suka bikin pentas tari untuk lelembut penunggu hutan agar desa mereka terhindar dari bencana dan nanti penarinya (penari manusia) dijadikan tumbal utk badarawuhi sang penguasa hutan. tumbal tersebut haruslah yg masih muda dan perawan, namun tradisi pentas itu sudah lama tidak digelar bahkan sampe pemuda/inya pun tidak ada lagi atau pergi dari desa itu.
Pada saat awal kedatangan mhsw KKN ke desa, ada 1 anak yg memenuhi kriteria utk menjadi tumbal tersebut, yaitu Widya. Jdi Widya dr awal diincer oleh Badarawuhi. Disini Badarawuhi memanfaatkan 2 org temannya Widya yg sedang buta oleh nafsu/ego yaitu Bima dan Ayu untuk mendapatkan Widya.
Bima suka sama Widya
Ayu suka sama Bima.

untuk memanipulasi Bima, Badarawuhi berubah wujud menjadi perempuan cantik yang kemudian menggoda Bima utk mau bersetubuh dengannya, dengan "hadiah" kawaturih atau mustika dgn iming-iming bisa dipakai untuk membuat Widya jatuh cinta pada Bima (pelet). Bima yg obsessed dgn Widyapun setuju. terjadilah persetubuhan antara Bima dan ular jelmaan bidarawuhi (dimata Bima dia bukan ular melainkan perempuan cantik) sampe2 mereka punya anak (Bima dan ular). Disini wahyu dan anton mengira kalo si Bima itu mastu#**#si padahal memang beneran kawin.
setelah mendapat kawaturih dari Badarawuhi, tidak mungkin kalau Bima memberikan kawaturih langsung pada Widya, Ayu pun didapuk untuk memberikan kawaturih tersebut pada Widya, namun kawaturih tersebut dihilangkan oleh Ayu yg sudah tau kegunaan kawaturih tsb (Ayu semacem cemburu gitu sepertinya, ga rela jika nanti Widya jadian dengan Bima). Mengetahui Ayu menghilangkan/tidak mau memberi mustika tsb pda Widya karena cemburu, 
Badarawuhi lalu menggoda, mengiming-imingi Ayu dgn cara memberi selendang keramat yg "tidak ada lelaki yg bisa menolak jika perempuan memakai selendang ini". Karena dia jatuh cinta pada Bima, tentu saja Ayu memakai selendang tersebut di depan Bima, kemungkinan ketika sedang ngerjain proker bareng di kebun ubi dekat sanggar terbengkalai (tempat keramat). karena efek dr selendang, terjadilah persetubuhan antara Ayu dan Bima. masalahnya, hal tersebut dilakukan di tempat keramat (sanggar) sehingga membuat semua penghuni Alas marah. Disini Nur memergoki Bima & ayu bersetubuh tapi tidak menceritakannya pada widya dkk.

baca juga dari versi 

singkat cerita, karena Badarawuhi sudah memberikan selendang untuk memikat Bima pada Ayu, Ayu harus menyanggupi memberikan kawaturih pada Widya. tapi, kejadiannya tidak sesuai rencana. Nur yg memiliki indera ke-6 dan jin pelindung yg kuat (diceritakan telah melawan banyak lelembut hutan utk menjaga Nur) menemukan kawaturih dan selendang tersebut lalu menyitanya. Badarawuhi marah, karena tidak jadi mendapatkan Widya sbg tumbal. sedangkan Nur yg sekarang memegang kawaturih, walaupun dia muda dan perawan juga tidak bisa diambil karena punya pelindung.
Sebagai ganti kekecewaan Badarawuhi, Ia mengambil sukma Bima dan Ayu dan akan dikembalikan jika mereka melunasi "denda" atas prilaku mereka di sanggar itu dan atas tidak selesainya "misi" mereka. Denda/hukuman buat ayu & bima adalah ayu harus menari sbg pengganti Badarawuhi & bima harus kawin dgn Badarawuhi di dunia jin. Widya sebenarnya juga ikut terperangkap di dunia jin tapi untungnya berhasil diselamatkan oleh mbah buyut dgn cara menjelma sebagi anjing lalu menunjukkan jalan keluar dari dunia jin dan widya selamat. akhir cerita mbah buyut memberikan solusi agar raga ayu dan bima ttp tinggal didesa tsb agar sewaktu waktu roh mereka bisa kembali, tetapi keluarga ayu dan bima tdk setuju, dibawa pulanglah mereka dan akhirnya roh mereka tetap di dunia jin hingga takdirnya mereka meninggal dunia.
intinya, mereka berdua terlibat "perjanjian" dgn Badarawuhi. keinginan mereka untuk mendapatkan org yg dicintai dibantu oleh Badarawuhi namun mereka berdua tidak menyelesaikan misi/janjinya terhadap Badarawuhi.
(Sumber:Ajikustik,youtube)
==========================
Pelajaran yang bisa kita ambil.....

Dimanapun kita berada...Harus bisa menjaga tata krama,sopan santun dan unggah-ungguh.
Kita harus bisa Eling (selalu ingat kepada Yang Maha Kuasa) lan Waspodo (Selalu hati-hati,jangan mudah gegabah dan tergesa-gesa)
Jangan pernah sekali-kali berbuat syirik.Karena syirik adalah dosa besar.Apalagi terlibat perjanjian dengan JIN.Mereka bangsa lelembut,jika sudah ada ikatan perjanjian dengan manusia...maka si manusia tersebuh wajib memenuhi janjinya.tidak ada toleransi apapun...
Jika tidak memenuhi janji.maka nyawa bisa jadi taruhannya.
Jangan pacaran,kalo udah mampu segera Nikah! Klo belum mampu,ya puasaa...sibukkn dengan hal-hal positif.(laki-laki yang baik untuk wanita yang baik)
Semoga bisa diambil Hikmahnya....
BOLEH DISHARE.....

Sunday, September 1, 2019

Misteri KKN Desa Penari

Misteri KKN Desa Penari

Semalam baca cerita Misteri KKN Desa Penari. Karena penasaran lihat status berseliweran tentang tulisan itu. Ada yang menyarankan untuk tidak membaca jika nanti malah terbayang-bayang dan ketakutan, ada pula yang menyarankan agar tidak membacanya di malam hari, apalagi sendirian. 


Misteri KKN Desa Penari
Misteri KKN Desa Penari

Wah, aku jadi penasaran apa begitu menyeramkan? Akhirnya, teringat status teman yang menshare cerita itu versi Widya dan versi Nur, aku pun mencari di profil teman itu dan ketemu. Dan semalam aku membaca dua versi sekaligus hingga tanpa sadar ternyata waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB. Hehe... Apa kabar saran yang menganjurkan tudak membacanya malam-malam ya?

Menurutku tidak begitu seram. Lebih ke tragis kalau menurutku. Kesanku setelah membaca cerita itu bukan takut, tapi bertanya-tanya. Kenapa ya, yang lulusan pondok seperti Bima bisa seperti itu? Jawabannya sudah pasti karena masalah asmara. Cinta membutakan Bima dan Ayu. Ya, dalam cerita ini benang merahnya adalah cinta segitiga, antara Ayu, Bima, dan Widya. Dan juga kesyirikan sebagai pelengkapnya.
Ayu menyukai Bima, itu yang membuat dia meminta Nur mengajak Bima. Sedangkan Bima menyukai Widya. Semua terjadi di tempat yang salah. Bima bertemu dengan seseorang yang bisa membuat Widya jatuh cinta dengan memberikan mahkota putih. Menurut Bima itu hanya gadis desa biasa, padahal itu adalah jin (menurut Nur). Padahal, perjanjian dengan jin sudah pasti meminta konsekuensi yang berat. Dan itu adalah syirik. Apa konsekuensi Bima? Dia harus menikah dengan siluman ular di tempat itu dan meninggalkan sholat kewajibannya sebagai seorang muslim.
Sama hanya dengan Ayu. Dari awal dia yang memilih tempat itu untuk melaksanakan KKN. Mungkin dia bersekutu dengan jin juga, menurut cerita dia memiliki selendang hijau agar laki-laki yang diincar menyukainya, yaitu Bima.


Misteri KKN Desa Penari
Misteri KKN Desa Penari

Kedekatan antara Bima dan Ayu karena dalam satu proker, membuat setan lebih leluasa menganggu mereka. Walaupun Bima menyukai Widya, tapi yang selalu di dekatnya adalah Ayu, tetap saja dia melakukaan hubungan itu dengan Ayu.
Terlepas pembahasan dari angker dan tidaknya tempat kejadian perkara itu, yang pasti dapat diambil kesimpulan, bahwa zina memang membawa petaka. Di manapun tempatnya. Belum lagi desa tempat KKN itu masih mempercayai sesajen, dan lain sebagainya. Setan akan lebih berbangga diri dengan penghormatan kepadanya.

baca juga : 

  1. Janda baru mengusikku
  2. Jangan menikah sama orang yang punya penyakit

Padahal, jangankan di hutan belantara, di rumah kita pun pasti terdapat banyak setan. Namun, bisa kita mengusirnya, dengan cara membacakaan ayt Al Quran di dalam rumah kita, (Ada haditsnya) bukan malah memberi sesajen kepada mereka.
Memang dalam KKN rawan terjadi cinta lokasi, karena kegiatan yang menuntut "kebersamaan" antara laki-laki dan perempuan dalam satu kelompok. Saran kepada adik-adik yang melaksanakan KKN, selalu ingat norma agama dan norma kesusilaan, walaupun jauh dari orang tua. Karena aku pun suka ngeri kalau dengar ada kelompok KKN yang tinggal dalam satu rumah.
Intinya, hati-hati jika sudah berurusan dengan masalah cinta. Jangan sampai melupakan segalanya demi cinta, sampai seperti Bima mau menyantet Widya tapi malah berbalik mencelakai dirinya. Begitu pula Ayu yang menanggung akibat dari perbuatannya.
Secara keseluruhan aku terkesan dengan cerita itu. Aku jadi membayangkan tempat-tempat di cerita, seperti ikut berada di dalamnya. Cerita versi Widya agak membingungkan, karena tulisan yang kadang disingkat, sedangkan versi Nur, lebih jelas. Seandainya ada versi Ayu, mungkin bisa terjawab bagaimana awal mula perjanjian dengan jin itu, dan apa alasannya memilih desa itu sebagai tempat KKN mereka. Sayang, Ayu meninggal pada akhirnya. Miris dan ngeri ketika membayangkan Ayu menangis dalam kondisi lumpuh seperti itu.

Kesimpulan singkat dari cerita itu,
1. Jangan dekati zina (apalagi berzina)
2. Junjung tinggi norma, terutama norma agama di manapun berada.
3. Sesajen itu syirik, temannya setan.
4. Setan memang ada, tapi ....... (ini mungkin bahasannya panjang)
5. Ada yang mau menambahi?

Wallahu a'lam. Hanya kesimpulan subjektif dariku, mohon maaf bila tidak sependapat.



Autor : Ummu Hanan
Pemalang, 29 Agustus 2019

Thursday, August 29, 2019

MENJAWAB HOAX TENTANG KALTIM

MENJAWAB HOAX TENTANG KALTIM

1. Kaltim adalah paru-paru dunia.
Akhir-akhir ini banyak sekali yang sok kritis dan peduli terhadap hutan Kalimantan tapi mereka diam saat perusahaan kayu mulai menebang hutan kami. Setelah perusahaan kayu meredup akibat langkanya kayu ulin, perusahaan sawit dan tambang yang menguasai sebagian besar wilayah Kaltim. Kalau orang luar sih menganggap yang penting ada pohonnya meski ditanam sawit bahkan cuma pohon cabe sekalipun tetap dianggap hutan. Tapi tahukah kalian dampak pembukaan hutan untuk perkebunan sawit itu membuat orang utan kehilangan tempat tinggal. Orang utan itu juga diburu oleh karyawan sawit karena dianggap hama. Di Kutai barat ada badak bercula satu tapi jumlahnya sudah sangat sedikit, menurut perkiraan cuma ada sekitar 15 ekor.

2. Iklan apartemen Balikpapan yang muncul di surat kabar.

MENJAWAB HOAX TENTANG KALTIM
MENJAWAB HOAX TENTANG KALTIM

Banyak dugaan orang luar Kaltim yang menganggap apartemen tersebut pasti ada hubungannya dengan pindahnya ibukota. Apartemen tersebut sudah lama dibangun dari tahun 2014 dan sudah lama ditawarkan. Bangunannya juga sudah jadi, silahkan tanya kepada orang Balikpapan karena mereka yang menyaksikan proses pembangunan apartemen tersebut.

3. Sungai Mahakam itu jernih.
Yang ini juga tidak benar, karena sebenarnya air sungai Mahakam itu coklat dan keruh, sampahnya juga ada di pinggiran sungai. Limbah perusahaan dan limbah rumah tangga menjadi penyebabnya. Populasi ikan pesut yang hidup di sungai Mahakam juga semakin berkurang.

4. Bukit Soeharto adalah hutan lindung.
Ini juga tidak benar karena bukit Soeharto adalah hutan produksi dan sudah diklarifikasi oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, dilihat dari pinggir jalan tol memang tampak seperti hutan. Tapi jika anda masuk ke dalam sekitar 1 KM maka anda akan melihat banyaknya lubang tambang yang bisa menghilangkan nyawa anda jika main-main di pinggir lubang tambang tersebut. Di situ juga ada perusahaan milik adiknya Prabowo bernama PT. ICHI yang kemungkinan ikut kena gusur. Istana presiden dan kantor pemerintahan dibangun di wilayah tersebut. Tentu saja saya setuju ibukota pindah karena lubang tambang tersebut pasti akan ditutup untuk dihijaukan kembali.

MENJAWAB HOAX TENTANG KALTIM
Akhir-akhir ini banyak sekali yang sok kritis dan peduli terhadap hutan Kalimantan tapi mereka diam saat perusahaan kayu mulai menebang hutan kami. Setelah perusahaan kayu meredup akibat langkanya kayu ulin, perusahaan sawit dan tambang yang menguasai sebagian besar wilayah Kaltim. Kalau orang luar sih menganggap yang penting ada pohonnya meski ditanam sawit bahkan cuma pohon cabe sekalipun tetap dianggap hutan. 


5. Perusahaan perkebunan membantu penghijauan lahan dan ekonomi masyarakat.
Tidak sepenuhnya benar karena banyak lahan masyarakat digusur tanpa ganti rugi termasuk tanah milik keluarga saya sendiri yang diambil perusahaan sawit.

6. Warga Kaltim tidak bisa beradaptasi terhadap pendatang dari luar Kaltim jika menjadi ibukota.
Ini juga tidak benar, dari era Soeharto sudah banyak suku Jawa yang tinggal di Kalimantan lewat program transmigrasi. Saat itu sudah banyak hutan dibuka untuk lahan tempat tinggal mereka. Jumlah suku Jawa lebih besar dari suku asli Kalimantan, disini juga ada suku lain seperti Sunda, Padang, Batak, Toraja, Bugis, NTT dan lainnya.

Stop hoax demi ambisi kepentingan politik anda.

KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)

KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)

Semalam baca cerita KKN di Desa Penari. Karena penasaran lihat status berseliweran tentang tulisan itu. Ada yang menyarankan untuk tidak membaca jika nanti malah terbayang-bayang dan ketakutan, ada pula yang menyarankan agar tidak membacanya di malam hari, apalagi sendirian. 


KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)
KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)

Wah, aku jadi penasaran apa begitu menyeramkan? Akhirnya, teringat status teman yang menshare cerita itu versi Widya dan versi Nur, aku pun mencari di profil teman itu dan ketemu. Dan semalam aku membaca dua versi sekaligus hingga tanpa sadar ternyata waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB. Hehe... Apa kabar saran yang menganjurkan tudak membacanya malam-malam ya?

Menurutku tidak begitu seram. Lebih ke tragis kalau menurutku. Kesanku setelah membaca cerita itu bukan takut, tapi bertanya-tanya. Kenapa ya, yang lulusan pondok seperti Bima bisa seperti itu? Jawabannya sudah pasti karena masalah asmara. Cinta membutakan Bima dan Ayu. Ya, dalam cerita ini benang merahnya adalah cinta segitiga, antara Ayu, Bima, dan Widya. Dan juga kesyirikan sebagai pelengkapnya.
Ayu menyukai Bima, itu yang membuat dia meminta Nur mengajak Bima. Sedangkan Bima menyukai Widya. Semua terjadi di tempat yang salah. Bima bertemu dengan seseorang yang bisa membuat Widya jatuh cinta dengan memberikan mahkota putih. Menurut Bima itu hanya gadis desa biasa, padahal itu adalah jin (menurut Nur). Padahal, perjanjian dengan jin sudah pasti meminta konsekuensi yang berat. Dan itu adalah syirik. Apa konsekuensi Bima? Dia harus menikah dengan siluman ular di tempat itu dan meninggalkan sholat kewajibannya sebagai seorang muslim.
Sama hanya dengan Ayu. Dari awal dia yang memilih tempat itu untuk melaksanakan KKN. Mungkin dia bersekutu dengan jin juga, menurut cerita dia memiliki selendang hijau agar laki-laki yang diincar menyukainya, yaitu Bima.


KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)
KKN di Desa Penari ( Antara Zina dan Syirik)

Kedekatan antara Bima dan Ayu karena dalam satu proker, membuat setan lebih leluasa menganggu mereka. Walaupun Bima menyukai Widya, tapi yang selalu di dekatnya adalah Ayu, tetap saja dia melakukaan hubungan itu dengan Ayu.
Terlepas pembahasan dari angker dan tidaknya tempat kejadian perkara itu, yang pasti dapat diambil kesimpulan, bahwa zina memang membawa petaka. Di manapun tempatnya. Belum lagi desa tempat KKN itu masih mempercayai sesajen, dan lain sebagainya. Setan akan lebih berbangga diri dengan penghormatan kepadanya.

baca juga : 

  1. Janda baru mengusikku
  2. Jangan menikah sama orang yang punya penyakit

Padahal, jangankan di hutan belantara, di rumah kita pun pasti terdapat banyak setan. Namun, bisa kita mengusirnya, dengan cara membacakaan ayt Al Quran di dalam rumah kita, (Ada haditsnya) bukan malah memberi sesajen kepada mereka.
Memang dalam KKN rawan terjadi cinta lokasi, karena kegiatan yang menuntut "kebersamaan" antara laki-laki dan perempuan dalam satu kelompok. Saran kepada adik-adik yang melaksanakan KKN, selalu ingat norma agama dan norma kesusilaan, walaupun jauh dari orang tua. Karena aku pun suka ngeri kalau dengar ada kelompok KKN yang tinggal dalam satu rumah.
Intinya, hati-hati jika sudah berurusan dengan masalah cinta. Jangan sampai melupakan segalanya demi cinta, sampai seperti Bima mau menyantet Widya tapi malah berbalik mencelakai dirinya. Begitu pula Ayu yang menanggung akibat dari perbuatannya.
Secara keseluruhan aku terkesan dengan cerita itu. Aku jadi membayangkan tempat-tempat di cerita, seperti ikut berada di dalamnya. Cerita versi Widya agak membingungkan, karena tulisan yang kadang disingkat, sedangkan versi Nur, lebih jelas. Seandainya ada versi Ayu, mungkin bisa terjawab bagaimana awal mula perjanjian dengan jin itu, dan apa alasannya memilih desa itu sebagai tempat KKN mereka. Sayang, Ayu meninggal pada akhirnya. Miris dan ngeri ketika membayangkan Ayu menangis dalam kondisi lumpuh seperti itu.
Kesimpulan singkat dari cerita itu,
1. Jangan dekati zina (apalagi berzina)
2. Junjung tinggi norma, terutama norma agama di manapun berada.
3. Sesajen itu syirik, temannya setan.
4. Setan memang ada, tapi ....... (ini mungkin bahasannya panjang)
5. Ada yang mau menambahi?

Wallahu a'lam. Hanya kesimpulan subjektif dariku, mohon maaf bila tidak sependapat.



Autor : Ummu Hanan
Pemalang, 29 Agustus 2019

Saturday, July 27, 2019

Jangan Nikah Sama Orang Yang Punya Penyakit

JANGAN_NIKAH_SAMA_ORANG_YANG_PUNYA_PENYAKIT

"Hey dia itu punya penyakit yang susah disembuhkan, hidupmu nggak akan bahagia kalau nikah sama dia! ""Kamu bukan orang kaya, nanti kamu nggak mampu menghidupi dia yang punya penyakit! "

"Nanti kalau dia itu sakit-sakitan nggak bisa melayanimu dengan baik. Soal urusan makan, di rumah, sampai urusan ranjang dia nggak bisa memenuhi itu! ".

"Sudahlah, banyak wanita lain yang lebih baik. Nanti yang sehat itu kalo hamil mudah, nggak kayak dia! ".
Bagaimana dengan telinga yang mendapat omongan tersebut? Apa kabar hati? Masihkah kamu kuat? Harus yaaa. Karena kita punya Allah.
Aku saja sangat jarang mengeluh dengan keadaanku. Tapi kali ini aku paham, perkataan lebih menyakitkan daripada penyakit itu sendiri. Bahkan dari mulut orang-orang yang aku anggap soleh. Mereka, orang-orang yang mengatakan itu termasuk tokoh agama di desa mereka. Bahkan lulusan pondok pesantren. Oh Allah, aku bener-bener down.
Seketika rasa percaya diriku hilang. Selama ini aku santai-santai saja karena aku pikir aku saja masih bisa pergi kuliah yang jauh dari orangtua. Tapi dengan usia yang cukup untuk menikah membuatku jadi sadar. Semua orang yang ingin nikah akan butuh pasangan yang sama-sama kondisinya baik. Termasuk keinginan calon mertua juga akan seperti itu.
"Maaf yah Sasa, pertunangan kita nggak bisa dilanjut. Umi nggak merestui. Umi takut aku nggak sanggup nanti membiayai kamu, apalagi nanti kalau kamu hamil juga susah". Kata dia. Iya, dia yang pernah menjadi spesial.
"Kata siapa aku susah hamil? Temen-temenku yang punya penyakit yang sama biasa aja kok. Mereka nggak susah hamil. Memang lebih aman operasi, tetapi lahiran normal juga bisa. " kataku dengan bergetar. Dan pasti, air mataku sudah meluncur.
"Kata mbak ku, dia kan guru di sekolat elit. Kenal dengan dokter-dokter. Dia tanyakan sama temen dokternya, dan baca-baca dari google. "

"Memang secara medis, hal yang paling buruk ya seperti itu. Tapi kenyataannya nggak seperti itu. Temen-temenku baik-baik saja. Dan kamu tahu sendiri kan, aku bisa kuliah, aku bisa pulang pergi luar kota motoran sendiri, aku bisa kerja sambil kuliah. Memang semua penyakit ya punya kemungkinan terburul, bahkan hal sepele aja seperti darah tinggi ya bisa menyebabkan kematian!. " jelasku. Entahlah, bagaimana rasanya hati ini.
"Iya, tapi aku nggak mau durhaka sama umi. Aku minta maaf ya". Jelasnya tanpa berdosa.
Pertunangan yang kurang satu minggu lagi. Bagaimana aku menahan malu kepada keluarga besar. Dan lebih penting lagi bagaimana aku menahan rasa sakit di hatiku. Semua yang dikatakannya benar-benar membawa diriku jatuh ke dasar. Seketika percaya diriku runtuh dan masa depanku buruk dengan diambilnya kesehatanku.
Allah, suatu saat nanti tunjukkan bahwa kata-kata mereka tidak benar.

***
Aku semakin kurus. Nafsu makan sangat berkurang. Penyakitku semakin kambuh. Mendengar teman-teman yang memiliki penyakit yang sama, mendapat penyakit tambahan lagi ketika pengobatan. Aku semakin takut, karena gejala penyakitku berubah. Walaupun memang penyakit autoimun itu seribu wajah, sehingga sangat mirip dengan penyakit autoimun lainnya.

"Nir, kamu bonceng ya ke kelurahan Kranggan. " Aku berangkat survey dengan temen kuliah yang mau membantu skripsiku.
Sesampai di tujuan, aku masih harus berjalan mendorong sepeda motor karena rumah-rumah di sini cukup padat. Jalannya cukup sempit. Lelah rasanya. Apalagi belum makan karena aku benar-benar tidak bawa uang sepeserpun untuk membeli makan.
Aku bertamu ke rumah bapak RW setempat. Rumahnya kecil, bahkan dapurnya ada di ruang tamu. Aku taksir lebar rumahnya kurang lebih hanya dua meter. Tetapi beliau sangat ramah mempersilahkan aku melakukan tanya jawab dengannya.

"Dari adanya perubahan pemekaran kecamatan, apakah ada perubahan pelayanannya lebih cepat, Pak? " Tanyaku sambil membawa kuisioner.
Tiba-tiba aku kesulitan bernafas. Dan muntah tiba-tiba. Nira bergegas mengambil kantong plastik di tasnya. Bapak RW memijat telapak tanganku. Nafasku tidak terlalu berat seperti sebelumnya. Dan aku minta izin permisi tidak melanjutkan wawancara.

Aku berdiri dan berjalan keluar.
"Nir, aku nggak kuat bawa badanku, gelap, Nir. "
Seketika pandanganku gelap, aku ambruk.
'Allah, tolong ubahlah kondisiku menjadi baik'
Lanjut? 



author : 
Riza Imtikhana - KBM

Rahasia Perkalian Matematika

#matematika

RAHASIA PERKALIAN

Di antara dua pernyataan berikut ini, manakah yang benar?

1 + 1 + 1 = 1 x 3

1 + 1 + 1 = 3 x 1

Menurut ajaran para guru matematika di sekolah saya, yang benar ada pada pernyataan di nomor 2, yakni:

1 + 1 + 1 = 3 x 1

Mungkin nanti ada yang bertanya,
bukankah dua-duanya sama saja, yakni sama-sama menghasilkan bilangan 3?

Kalau bertumpu pada hasil,
hasilnya ya sama saja meskipun dibolak-balik. Namun kalau bersandar pada penalaran logika, sejatinya itu tidaklah sama.

Begini penjelasannya,
anggap saja Anda tengah berobat ke poliklinik. Kemudian oleh dokter yang memeriksa Anda diberi obat. Jika pada label obat tertulis 3 x 1, bisa dipastikan itu artinya "sehari 3 kali minum 1 tablet". Namun, jika tertulis di label 1 x 3, itu artinya "sekali minum langsung 3 tablet sekaligus". Bayangkan kalau label 3 x 1 dan 1 x 3 dianggap sama, bukannya sembuh dari sakit tapi bisa-bisa malah tambah parah, wkwkwk.

Contoh lain,
foto ukuran 4 x 6 dengan 6 x 4, apakah sama hasilnya? Kalau dihitung satuan luas, hasilnya memang sama. Namun kalau dilihat dari wujudnya, beda. Yang ukuran 4 x 6 hasilnya terlihat tegak (portrait), sedang yang 6 x 4 hasilnya tampak mendatar (landscape).

Satu contoh berikutnya,
ada 8 karung beras di gudang. Seorang kuli bernama Togog hanya sanggup memanggul 2 karung untuk dibawa ke atas truk. Jadi ia mesti 4 kali jalan untuk dapat membawa semua karung beras dari gudang tersebut (2 + 2 + 2 + 2 = 4 x 2).

Sedangkan kuli lain bernama Bagong yang lebih kuat, mampu memanggul 4 karung beras sekaligus sekali jalan. Jadi totalnya ia hanya butuh 2 kali jalan untuk membawa semuanya (4 + 4 = 2 x 4).

Satu contoh terakhir,
ada seorang suami memiliki 4 istri dari 4 kali pernikahan. Kalau ditulis, bentuk kalimat matematikanya akan menjadi seperti ini:

1 + 1 + 1 + 1 = 4 x 1.

Kalau 1 x 4?

Nah, kalau 1 x 4 artinya sekali nikah langsung dapat 4 istri.

Demikian kuliah sore tentang matematika perkalian kali ini, semoga bermanfaat.

***

#AFZ

Thursday, July 25, 2019

Janda baru ( 2 )

Janda baru part 2

Melihat mereka saling tatap dengan ekspresi aneh, aku langsung tegur suamiku.

"Pah kok malah bengong sih."

"Eh eee iya, kirain ngga ada tamu," jawabnya cengar-cengir tak jelas, sebelum akhirnya berlalu dari kios.

Pandanganku beralih pada perempuan cantik yang baru saja memecahkan cangkirku.

"Kenapa Dek, kok segitu kagetnya lihat suami saya."

Dia mendadak seperti orang linglung, "saya cuma kaget sekaligus tak sangka suami mbak kok mirip sekali sua .. maksud saya mantan suami saya, cuma beda di anu.. mantan saya lebih muda, suami mbak sudah ubanan dan banyak kerutan, perutnya juga buncit sementara suami saya tidak. Maafkan saya pecahin cangkirnya ya mbak, saya kaget."

Aku manggut manggut mengerti setelah dia menjelas.... read more

Janda baru

Cerpen Menggoda Janda


Ketika seorang perempuan muda turun dari motor matic-nya, persis saat aku selesai menyapu halaman. Aku jadi khawatir matanya mungkin kena serangga apa begitu pas dijalan tadi. Lho, perempuan ini malah makin mengusap matanya, dan terus mengusap, karena air matanya malah tak bisa dibendung. 

Aku langsung tahu sebenarnya perempuan ini bukan kena serangga, tapi sungguh-sungguh menangis. "Maafkan saya mbak, saya nggak bisa tahan ini. "Jangan mbak, saya memang sungguh-sungguh tertarik kios ini. Saya baru di cerai suami saya. kisah selanjutnya disini

Saya cuma masih merasa sedih saja, jadi maafkan, mbak harus lihat saya menangis," urainya panjang lebar. Sebagai sesama perempuan yentu saja aku jatuh iba padanya. "Saya senang kalau bisa jadi jembatan rezeki adek, biar saya ambil minum untukmu, sambil adek melihat-lihat." "Terimakasih mbak, saya memang haus." 

Perempuan itu senang sekali aku membawakannya teh hangat dan terlihat lebih tenang setelah minum beberapa tegukan. 

Kami pun ngobrol seputar kios, juga negoisasi harga. Kelihatan memang perempuan ini sungguh-sungguh tertarik, terlihat dari tak terlalu alotnya kami bernegoisasi. Lagipula dia bukan tipe perempuan ngotot. Perangainya terlihat lembut dan anggun. 'Bodoh sekali laki-laki yang mensia-siakannya.' bisikku dalam hati.

"Maaaahh kunci mobil taruh mana tadi abis pakai."

Sekonyong-konyong suamiku terdengar berseru dari luar. Reflek aku merogoh saku pakaianku.

"Ini pah sama aku," jawabku. Langkahnya memang terdengar juga menuju kemari.

"Mana mah?" pinta suamiku, begitu kepalanya menyembul dari balik tembok.

Praaaangg!

Tiba-tiba cangkir yang dipegang perempuan itu jatuh. Matanya tertegun. Eh bukan, lebih tepatnya terbelalak kaget menatap suamiku. Kutengok suamiku juga begitu. Dia pun sama kagetnya,

Perlahan wajah suamiku memucat...